MINAHASA UTARA –Kompassulut.com
Di tengah dinamika ekonomi global, Kabupaten Minahasa Utara (Minut) di bawah kepemimpinan Bupati Dr. Joune Ganda, SE.MAP.MM.Msi dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung, SH.MH (JGKWL) kembali menunjukkan taringnya sebagai magnet investasi. Pada Triwulan I (TW I) tahun 2026, realisasi investasi di wilayah ini tercatat mencapai angka fantastis sebesar Rp779.180.472.263.
Capaian ini setara dengan 39,95% dari total target investasi tahun 2026 yang ditetapkan sebesar Rp1,95 triliun. Angka yang menjanjikan ini menjadi sinyal kuat bahwa Minut tetap menjadi “Daerah Cepat Tumbuh” di Sulawesi Utara.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Minut, Richard J.H. Dondokambey, merinci bahwa terdapat 530 proyek yang berjalan sepanjang TW I ini, yang terdiri dari:
• Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN): 437 proyek
• Penanaman Modal Asing (PMA): 93 proyek
Aktivitas investasi ini juga berdampak langsung pada sektor lapangan kerja dengan total serapan mencapai 773 orang (474 Tenaga Kerja Indonesia dan 299 Tenaga Kerja Asing).
Sektor pertambangan masih menjadi kontributor utama, disusul oleh infrastruktur dan pariwisata. Berikut adalah 5 besar sektor usaha yang mendominasi:
• Pertambangan: Rp429,9 Miliar
• Listrik, Gas, dan Air: Rp141,8 Miliar
• Hotel dan Restoran: Rp75,5 Miliar
• Industri Makanan: Rp42,1 Miliar
• Perumahan & Perkantoran: Rp38,7 Miliar
Sementara itu, untuk penanaman modal asing, Singapura menempati posisi puncak investor terbesar dengan nilai Rp435,6 miliar, diikuti oleh Hongkong (RRT) dan Republik Rakyat Tiongkok.
Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, menyatakan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari transformasi birokrasi dan kemudahan perizinan melalui Mal Pelayanan Publik (MPP). Ia menegaskan komitmen pemerintah dalam memberikan layanan “Karpet Merah” yang transparan, berbasis digital, dan bebas pungli.
”Melihat capaian TW I yang sudah menyentuh 40 persen, saya sangat optimis realisasi investasi tahun 2026 ini akan mencapai target atau bahkan melampauinya, seperti tahun-tahun sebelumnya,” ujar Joune Ganda.
Bupati juga mengingatkan seluruh jajaran untuk terus memangkas birokrasi yang rumit demi menjaga iklim investasi tetap kondusif, guna memperkuat posisi Minut sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Utara dan tingkat nasional.
(Billy)






