Minahasa Utara-Kompassulut.com — Momentum bersejarah terjadi di Kabupaten Minahasa Utara. DPD Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Sulawesi Utara menggelar pertemuan strategis bersama DPC ABPEDNAS Minut dan jajaran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Minahasa Utara di JG Center, Selasa (28/4/2026).
Acara ini tidak hanya menjadi ajang konsolidasi organisasi, tetapi juga menjadi aksi nyata kepedulian lingkungan melalui Pencanangan Penanaman Bibit Pohon Kayu dan Buah. Program ini merupakan langkah konkret ABPEDNAS dalam menjaga kelestarian lingkungan dan menjamin ketersediaan air bersih di wilayah pedesaan.
Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune J.E. Ganda, S.E., M.A.P., M.M., M.Si., yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina DPC ABPEDNAS Minut, menyaksikan langsung prosesi penyerahan pataka dan kartu anggota. Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif organisasi ini.
”Hadirnya ABPEDNAS di Minut ibarat memanen durian runtuh yang baru ditanam. Mengapa demikian? Karena DPC ABPEDNAS di Minahasa Utara adalah yang pertama terbentuk di Sulawesi Utara,” ujar Bupati Joune Ganda dengan bangga.
Bupati menekankan bahwa organisasi ini menjadi mitra strategis pemerintah dalam menggerakkan ekonomi desa dan menyukseskan program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, yakni membangun bangsa mulai dari pinggiran atau desa.
Ketua DPD ABPEDNAS Sulut, Ir. Stefanus B.A.N. Liow, M.A.P., bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Sulut, Jacob Hendrik Pattipeilohy, S.H., M.H., selaku Ketua Dewan Penasehat DPD ABPEDNAS Sulut, turut hadir memberikan dukungan penuh.
Kajati Sulut dalam arahannya memuji kepemimpinan Bupati Joune Ganda, terutama dalam keberhasilan mengendalikan inflasi daerah. Ia menilai sinergi ini sangat krusial.
“Ini adalah bagian dari kemitraan untuk mendorong program nasional sesuai harapan Bapak Presiden. Melalui ABPEDNAS, kita pastikan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat desa berjalan beriringan dengan menjaga ekosistem alam, seperti melalui gerakan penanaman pohon ini,” ungkap Kajati.
Ketua ABPEDNAS Sulut menyatakan bahwa organisasi ini adalah wadah aspirasi dan penguatan kapasitas bagi seluruh anggota BPD.
“Kami berkomitmen menciptakan tata kelola pemerintahan desa yang baik, transparan, dan demokratis. Dengan adanya gerakan penanaman bibit pohon kayu dan buah hari ini, kami ingin menunjukkan bahwa BPD juga garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan dan lingkungan di desa,” jelasnya.
Pertemuan tersebut ditutup dengan penyerahan kartu anggota secara simbolis dan dialog interaktif antara pengurus provinsi, kabupaten, dan seluruh anggota BPD se-Minahasa Utara untuk memantapkan program kerja tahun 2026.
(Billy)
Beranda Minut Sinergi Membangun Desa: ABPEDNAS Sulut Canangkan Penanaman Pohon dan Perkuat Peran BPD...






