Beranda Minut   Pemkab Minut Menggelar Pasar Murah Bersubsidi di Wanua Warukapas Kecamatan Dimembe,Jelang...

  Pemkab Minut Menggelar Pasar Murah Bersubsidi di Wanua Warukapas Kecamatan Dimembe,Jelang Idul Fitri 1447 Hijriah.

10
0

MINUT-Kompassulut.com. Dalam rangka menyambut perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Pemkab Minut) melalui dinas Perdagagan menggelar program Pasar Murah Bersubsidi yang diadakan secara serentak di sepuluh kecamatan. Salah satu lokasi pelaksanaannya adalah Desa Warukapas, Kecamatan Dimembe, sebagai bagian dari kegiatan Pasar Murah Bersubsidi Tahun 2026. Senin, (16/3/2026).
Program ini merupakan wujud komitmen nyata pemerintah daerah dalam upaya menekan laju inflasi dan menjaga stabilitas harga sembilan bahan pokok utama, terutama bagi masyarakat Muslim yang akan merayakan hari raya Idul Fitri. Harga yang ditawarkan dalam program ini jauh lebih rendah dibandingkan harga pasar umum, sehingga diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat.
Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Minahasa Utara,Sinpersli Tapada bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), di dampingi Camat Dimembe Ansye Dengah beserta Hukum Tua Wanua Warukapas Julian J Kamagi menegaskan bahwa,  “Program ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan dan keterjangkauan sembako bagi masyarakat, terutama dalam momen penting seperti Idul Fitri. Ini adalah bentuk kepedulian pemerintah terhadap stabilitas harga dan daya beli masyarakat,” ujar Tapada.
Berikut daftar harga sembako bersubsidi yang berlaku dalam program Pasar Murah Bersubsidi:
1. Beras Premium: Rp 44.500 per kilogram
2. Tepung Terigu: Rp 6.500 per kilogram
3. Minyak Goreng: Rp 12.000 per liter
4. Cabe Rawit: Rp 50.000 per kilogram
5. Telur: Rp 53.000 per baki
6. Bawang Merah: Rp 40.000 per kilogram
7. Bawang Putih: Rp 34.000 per kilogram
8. Gula Pasir: Rp 9.300 per kilogram
9. Daging Ayam: Rp 30.000 per kilogram
“Selain itu, ini adalah upaya stabilisasi harga. Program ini juga menjadi bagian dari penguatan ketahanan pangan dan distribusi yang merata di daerah Minahasa Utara, Kami memastikan barang yang disubsidi berkualitas dan sesuai standar, dengan pengawasan ketat agar tepat sasaran.” tutur Kadis Tapada.
Dengan adanya Pasar Murah Bersubsidi ini, diharapkan masyarakat Minahasa Utara dapat merayakan Idul Fitri dengan lebih tenang dan berkah, tanpa terbebani oleh kenaikan harga sembako. Program ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, terutama pada momen-momen keagamaan yang penting.
(Billy)

 

Artikulli paraprakIbadah Syukur HUT ke 48 Wanua Warukapas berlangsung Khidmat
Artikulli tjetërJalan Desa Sangkilang di Likbar Telah Masuk Prioritas Bupati Joune Ganda, Ini Penjelasan Kadis PUPR Minut

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini