Beranda Minut ​Wujudkan Transparansi, Pemerintah Wanua Warukapas Pajang Baliho Infografis APBDes 2026

​Wujudkan Transparansi, Pemerintah Wanua Warukapas Pajang Baliho Infografis APBDes 2026

71
0

Minahasa Utara – Kompassulut.com. Dalam upaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa, Pemerintah Wanua (Desa) Warukapas resmi memasang baliho infografis Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2026.
​Baliho tersebut dipasang di beberapa titik strategis yang mudah dijangkau publik, meliputi area depan Balai Desa Warukapas serta di wilayah perbatasan desa  Dimembe.
​Langkah ini merupakan komitmen nyata dari pemerintah Wanua Warukapas untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang terbuka, jujur, serta mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Melalui infografis yang disajikan secara sederhana dan komunikatif, warga kini dapat dengan mudah mengetahui sumber pendapatan desa, alokasi belanja, hingga program-program prioritas pembangunan yang akan dilaksanakan sepanjang tahun 2026.
​Hukum Tua Wanua Warukapas, Julian J. Kamagi, menyampaikan bahwa pemasangan baliho APBDes ini adalah bagian dari kewajiban moral dan administrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.
​“Masyarakat berhak mengetahui ke mana anggaran desa dialokasikan. Dengan keterbukaan ini, kami berharap tercipta kepercayaan (trust) dan partisipasi yang lebih kuat dari warga untuk membangun desa bersama-sama,” ujar Julian.
​Untuk memastikan informasi tersampaikan secara jelas, baliho tersebut menampilkan visualisasi data keuangan desa secara terperinci. Berikut adalah rincian poin penting dalam APBDes Warukapas 2026:
Sektor Anggaran
Jumlah (Rp)
1. Pendapatan
Rp 1.156.063.949
2. Belanja
Rp 1.173.023.949
3. Pembiayaan
Rp 16.960.000
Kehadiran baliho informasi ini diharapkan dapat memperluas pemahaman masyarakat sekaligus menghindari kesalahpahaman serta isu-isu negatif terkait pengelolaan dana desa.
​Langkah progresif ini mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD) serta para kepala jaga (kepala dusun) setempat.
​“Transparansi itu bukan hanya disimpan di atas meja atau sekadar dipasang di dalam balai desa, tetapi harus benar-benar hadir dan terlihat di tengah-tengah aktivitas masyarakat,” ungkap beberapa anggota BPD dan kepala jaga yang turut mengawal pemasangan baliho tersebut.
​Pemerintah Wanua Warukapas berharap masyarakat tidak hanya sekadar melihat angka-angka yang terpajang, melainkan juga ikut aktif memberikan masukan konstruktif serta mengawasi jalannya program-program yang telah direncanakan. Bagaimanapun, kolaborasi yang solid antara pemerintah desa dan masyarakat adalah kunci utama terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan, akuntabel, dan berintegritas demi kemajuan Wanua Warukapas.
(Billy)

Artikulli paraprakDesa Kaima Resmi Dinilai, Optimis Harumkan Minahasa Utara di Lomba Desa Tingkat Provinsi 2026
Artikulli tjetërPastikan sesuai SOP, Kodaeral Vlll dan Bea Cukai Cek Barang Bukti Truk Bermuatan Sianida.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini