MINAHASA UTARA — Kompassulut.com.Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara di bawah kepemimpinan Bupati Dr. Joune J.E. Ganda, S.E., MAP., MM., M.Si. dan Wakil Bupati Kevin W. Lotulung, S.H., M.H. terus menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kestabilan harga bahan pokok. Melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Minut, pemerintah memastikan langkah intervensi pasar lewat gerakan “Pasar Murah” akan terus dilakukan secara berkelanjutan demi memastikan keterjangkauan daya beli masyarakat.
Komitmen tersebut dibuktikan langsung lewat kegiatan operasi pasar yang digelar pada Sabtu, 10 Oktober 2026, bertempat di Pasar Tradisional Modern Airmadidi. Dalam giat ini, TPID Minut menyediakan berbagai komoditas pangan penting seperti beras premium, sayur kangkung, sayur pakis, hingga cabai rawit (rica) jenis Gorontalo dengan harga jauh lebih murah dari pasaran.
Aksi intervensi pasar ini dipimpin langsung oleh Ketua TPID yang juga Sekretaris Daerah Minut, Ir. Novly Wowiling, M.Si. Turut mendampingi di lokasi:
• Kepala Dinas Perdagangan: Maximillian Tapada
• Kepala Dinas Pangan: Arsyiadi Lalompoh
• Direktur Utama PUD Klabat: Lidya Katuuk
• Kepala Bagian Ekonomi: dr. Joice Katuuk
• Direktur Operasional PUD Klabat: Fredy Ratumbanua
Kehadiran para pejabat tinggi daerah ini memastikan distribusi pangan bersubsidi tepat sasaran serta memotivasi warga yang antusias menyerbu lokasi sejak pagi hari.
Salah satu komoditas yang paling dicari masyarakat adalah cabai rawit (rica) Gorontalo. Ratusan kilogram rica yang disediakan pihak TPID langsung habis terjual dalam hitungan menit akibat tingginya animo pembeli.
Catatan Teknis Penjualan: Agar distribusi merata dan tepat sasaran kepada konsumen akhir (bukan pedagang pengepul), TPID menerapkan sistem pembagian kupon. Setiap warga berhak mendapatkan 1 kupon untuk pembelian 1 kg rica Gorontalo seharga Rp90.000.
Melalui langkah taktis ini, Pemkab Minahasa Utara berharap gejolak harga pangan dapat diredam dengan baik, sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari tanpa terbebani lonjakan harga di pasaran.
(Billy)






