Beranda Minut Resmi Dilantik Jadi Ketua DPW MIPI Sulut, Joune Ganda Luncurkan Buku “STRATEGI...

Resmi Dilantik Jadi Ketua DPW MIPI Sulut, Joune Ganda Luncurkan Buku “STRATEGI GANDA” untuk Kawasan Bimindo

69
0

MANADO – Kompassulut.com Babak baru pengembangan tata kelola pemerintahan di Sulawesi Utara resmi dimulai. Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune James Esau Ganda, S.E., M.A.P., M.M., M.Si., resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Masyarakat Ilmu Pemerintahan Indonesia (MIPI) Provinsi Sulawesi Utara untuk masa bakti 2026–2031.
​Prosesi pengukuhan yang berlangsung khidmat di Ballroom Hotel Luwansa, Manado, pada Sabtu (13/6/2026) pagi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum MIPI Pusat yang juga merupakan Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si.
​Wadah ini dibentuk untuk menyatukan visi para akademisi, birokrat, praktisi, serta peneliti di Bumi Nyiur Melambai guna melahirkan kebijakan publik yang berbasis data dan kajian ilmiah (evidence-based policy).
​Sinergi antara teori dan praktik langsung ditunjukkan dalam momentum pelantikan ini melalui peluncuran buku ilmiah terbaru karya Joune Ganda yang berjudul “STRATEGI GANDA: Pengembangan Kawasan Bitung Minahasa Manado di Era Daya Saing Global”.
​Buku tersebut membedah strategi integrasi kawasan metropolitan “Bimindo” (Bitung, Minahasa, dan Manado) sebagai pusat pertumbuhan baru untuk pariwisata super prioritas. Melalui karya ini, Joune menyodorkan cetak biru (blueprint) mengenai krusialnya keselarasan kebijakan antardaerah agar Sulawesi Utara mampu bersaing di kancah internasional.
​Ketua Panitia Pelaksana, Hanny Tambani, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa momentum pelantikan ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat eksistensi dan peran strategis MIPI di Sulawesi Utara.
​”Puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa. Hari ini, Sabtu 13 Juni 2026, kita menjadi saksi sejarah dilantiknya kepengurusan baru DPW MIPI Sulawesi Utara di bawah kepemimpinan Bapak Dr. Joune Ganda,” ujar Hanny Tambani.
​Hanny menjelaskan, pelaksanaan pelantikan ini didasarkan pada AD/ART MIPI serta Surat Keputusan Ketua Umum MIPI Nomor: Ist/SKEP-FORMATUR/MIPI/II/2026. Kehadiran MIPI di Sulut dinilai sangat krusial dalam menjembatani pemikiran teoritis dan praktik di lapangan.
​”MIPI adalah wadah profesi yang menghimpun para akademisi, praktisi, peneliti, dan pemerhati ilmu pemerintahan. Lewat pelantikan ini, kami berkomitmen penuh untuk mendorong sinergi yang kokoh antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, profesional, inovatif, serta berorientasi pada pelayanan publik,” tambahnya.
​Rangkaian kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WITA ini dihadiri langsung oleh jajaran elit Dewan Pengurus Pusat (DPP) MIPI. Di antaranya Ketua Umum MIPI Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., Ketua Harian Prof. Dr. Muhadam Labolo, M.Si., dan Sekretaris Jenderal Prof. Dr. H. Mansyur Achmad KM, M.Si. Acara juga diperkaya dengan prosesi sakral pelantikan, foto bersama, hingga suguhan persembahan kesenian daerah yang mengangkat kearifan lokal.
​Menutup laporannya, Hanny menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran DPP, Pemerintah Provinsi Sulut, Pemkab Minahasa Utara, akademisi, sponsor, serta seluruh panitia yang telah bekerja dengan dedikasi tinggi.
​Dalam sambutannya, Ketua DPW MIPI Sulut terpilih, Joune Ganda, mengapresiasi kehadiran Ketua Umum MIPI Pusat. Ia menegaskan bahwa kepengurusan periode ini sangat inklusif karena melibatkan kombinasi lintas sektor, termasuk para dekan dan mantan kepala daerah.
​Ia menekankan bahwa kedatangan MIPI di Sulut bertujuan untuk merespons dinamika sosial-politik melalui riset kepemerintahan yang adaptif, bukan untuk mencari-cari kesalahan eksekutif.
​”Fokus kami bukan melayangkan kritik tanpa arah, melainkan membangun. MIPI hadir untuk mendongkrak kualitas tata kelola agar selaras dengan kebutuhan zaman dan ekspektasi publik, sembari merawat iklim intelektual yang kritis, objektif, dan solutif,” urai Joune.
​Sementara itu, Gubernur Sulawesi Utara yang diwakili oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kaban Kesbangpol) Sulut, Johnny A.A. Suak, SE, M.Si, menyampaikan ucapan selamat sekaligus permohonan maaf Gubernur yang berhalangan hadir secara fisik.
​Dalam sambutan tertulisnya, Pemerintah Provinsi menegaskan posisi MIPI sebagai wadah pemikir (think tank) strategis yang menyuplai fondasi teoretis kuat bagi roda pemerintahan. Secara khusus, Gubernur menitipkan tiga amanat penting untuk dijalankan oleh pengurus MIPI Sulut:
• ​Mampu memberikan sumbangsih konkret yang dirasakan langsung oleh daerah.
• ​Terus melahirkan terobosan baru tanpa terkekang oleh sekat birokrasi yang kaku.
• ​Menjamin setiap riset ilmiah dan konsep teori dapat diterapkan secara taktis dalam pelaksanaan pembangunan.
​Agenda pelantikan ini ditutup dengan sesi pemberian selamat kepada seluruh pengurus baru yang akan menakhodai arah keilmuan tata kelola pemerintahan di Sulawesi Utara hingga lima tahun ke depan.
(Billy)

Artikulli paraprakJaring Bibit Atlet Berprestasi, O2SN Tingkat Kabupaten Minahasa Utara Resmi Digelar
Artikulli tjetër​Hadiri HKG PKK ke-54 Sulut, TP-PKK Minahasa Utara Terima Bantuan UP2K dan APAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini