Beranda Minut Konten Viral 8 Srikandi Damkar Minsel Menuai Kecaman, Aktivis Sulut Minta Bupati...

Konten Viral 8 Srikandi Damkar Minsel Menuai Kecaman, Aktivis Sulut Minta Bupati Turun Tangan.

12
0

Sulawesi Utara — Kompassulut.com.
Unggahan video yang menampilkan delapan orang petugas wanita (Srikandi) Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Minahasa Selatan mendadak viral di media sosial. Namun, alih-alih mendapat respon positif, konten tersebut justru memicu gelombang kecaman dari netizen hingga aktivis di Sulawesi Utara.
​Aktivis Sulut, William Luntungan, menyayangkan aksi yang dinilai tidak mencerminkan etika dan profesionalisme sebagai aparatur pelayanan publik. Sorotan tajam dialamatkan lantaran para petugas tersebut membuat konten hiburan dengan tetap mengenakan seragam resmi kedinasan.
​”Aksi ini tidak mencerminkan etika aparatur pelayanan publik. Jangan sampai ulah sejumlah oknum ini justru merusak reputasi dan citra dedikasi petugas Damkar lainnya yang selama ini sudah bekerja keras dan maksimal melayani masyarakat,” tegas Luntungan.
​Menanggapi polemik yang meresahkan publik ini, Luntungan mendesak Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, S.H., untuk segera mengambil tindakan nyata. Ia meminta Bupati menginstruksikan pemeriksaan internal guna mengusut tuntas latar belakang pembuatan video tersebut.
​Pemeriksaan dinilai penting untuk memastikan beberapa poin utama:
• ​Konteks Pembuatan: Latar belakang dan tujuan utama di balik pembuatan konten.
• ​Penggunaan Fasilitas: Apakah video dibuat saat jam kerja efektif atau menggunakan fasilitas dan aset kedinasan.
• ​Pelanggaran Kode Etik: Keterlibatan ASN atau tenaga harian lepas yang terikat aturan disiplin pegawai.
​Luntungan menambahkan, jika dari hasil pemeriksaan terbukti ada pelanggaran kode etik maupun disiplin aparatur, pimpinan daerah harus memberikan sanksi atau tindakan tegas. Hal ini dinilai krusial sebagai efek jera agar kejadian serupa tidak terulang kembali di lingkungan Pemkab Minahasa Selatan.
​Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Damkar maupun Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan masih diupayakan untuk memberikan konfirmasi resmi terkait langkah penanganan atas video viral tersebut.
(Billy)

Artikulli paraprakGercep! Bupati Joune Ganda Evakuasi Warga Sakit di Kampung Ambong ke RSUD MWM
Artikulli tjetërRapat Paripurna DPRD Minut: Bupati Joune Ganda dan Wabup Kevin Lotulung Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini