Beranda Minut Bupati Joune Ganda Pukau 13 Negara Eropa dengan Presentasi Berbahasa Inggris di...

Bupati Joune Ganda Pukau 13 Negara Eropa dengan Presentasi Berbahasa Inggris di Likupang: Bukti Pemimpin Daerah Berkelas Dunia

6
0

Minahasa Utara—Kompassulut.com.Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune J.E. Ganda, S.E., M.A.P., M.M., M.Si., menunjukkan kapasitasnya sebagai pemimpin berkelas global. Menjadi seorang fluent English speaker (penutur bahasa Inggris fasih), Bupati Joune Ganda sukses memukau 13 perwakilan negara Eropa lewat pemaparan program strategis daerah yang disampaikan langsung dalam bahasa Inggris tanpa sekat penerjemah.
​Pertemuan internasional prestisius ini berlangsung hangat di Hotel Paradise, Likupang, pada Rabu (15/7/2026).
​Dalam pemaparannya, Bupati didampingi oleh jajaran pejabat teras Pemkab Minut, di antaranya:
• ​Umbase Mayuntu, S.Sos., M.Si. (Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Minahasa Utara)
• ​Robby Parengkuan, S.H. (Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan)
• ​Jack Paruntu, S.E., M.Pd. (Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Minut)
• ​Serta Camat Likupang Timur dan Camat Likupang Barat.
​Di hadapan Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam, H.E. Denis Chaibi, serta para delegasi penting dari KfW Development Bank, Kementerian Kehutanan RI, BAPPENAS, Kementerian Luar Negeri, dan Wildlife Conservation Society (WCS), Bupati Joune Ganda memaparkan potensi besar Likupang sebagai destinasi wisata super prioritas yang berbasis kelestarian lingkungan.
​”Kehadiran Yang Mulia sekalian di sini hari ini adalah bukti nyata dari kemitraan yang kuat antara Uni Eropa dan Indonesia, serta dedikasi bersama kita terhadap konservasi laut, ketahanan iklim, dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Bupati Joune Ganda dalam pidatonya.
​Dalam kunjungan lapangan ini, para delegasi Eropa diajak menyaksikan langsung berbagai program mutakhir di Minahasa Utara, seperti:
• ​Sistem pengelolaan perikanan buka-tutup di dekat Gangga Dua.
• ​Inisiatif pemberdayaan masyarakat di Lihunu.
• ​Pengembangan pariwisata berbasis komunitas (homestay).
• ​Pemantauan terumbu karang dan pengelolaan hutan mangrove di Bahoi.
​”Masyarakat kami bukan sekadar penerima manfaat dari program konservasi ini, melainkan penggerak utama di balik pembangunan berkelanjutan,” tegasnya.
​Tidak hanya berbicara tentang lingkungan, Bupati Joune Ganda juga membagikan kabar membanggakan di panggung internasional. Kabupaten Minahasa Utara berhasil terpilih sebagai salah satu dari lima finalis global dalam ajang United Cities and Local Governments (UCLG) Peace Prize 2026 yang akan diselenggarakan di Tangier, Maroko.
​Penghargaan internasional ini menjadi pengakuan dunia atas komitmen Minahasa Utara dalam menjaga perdamaian, toleransi, kerukunan antarumat beragama, pemerintahan yang inklusif, serta kohesi sosial yang kuat di tengah masyarakat.
​Menutup presentasinya, Bupati Joune Ganda berharap kunjungan delegasi Eropa ini dapat memperkuat jalinan kerja sama jangka panjang yang saling menguntungkan. Fokus utamanya adalah memperluas investasi pada sektor blue economy (ekonomi biru), pariwisata berkelanjutan, ketahanan iklim, serta kepemimpinan iklim bagi generasi muda.
​”Semoga ikatan persahabatan dan kerja sama di antara kita semua tumbuh semakin kuat. Semoga kunjungan Anda di Minahasa Utara menjadi kunjungan yang produktif, inspiratif, dan tak terlupakan,” pungkas Bupati peraih berbagai penghargaan nasional tersebut.
(Billy)

Artikulli paraprakBupati Joune Ganda Pukau 20 Negara Eropa dengan Presentasi Berbahasa Inggris di Likupang: Bukti Pemimpin Daerah Berkelas Dunia
Artikulli tjetërPerkuat Layanan Kesehatan, Bupati Joune Ganda Terima Audiensi Direktur Sentra Medika Hospital Grup

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini