MINAHASA UTARA — Kompassulut.com. Musim panas berkepanjangan yang melanda wilayah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) belakangan ini, khususnya di Desa Sunsilo, Kecamatan Likupang Barat (Likbar), berdampak serius pada ketersediaan air bersih. Sejumlah sumber mata air warga dilaporkan mengalami kekeringan akibat cuaca ekstrem tersebut.
Menanggapi keluhan dan kesulitan warga, Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Utara langsung bergerak cepat dengan menurunkan bantuan suplai air bersih ke Desa Sunsilo. Langkah tanggap darurat ini diambil untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat terhadap air bersih tetap terpenuhi di tengah krisis kekeringan.
Kehadiran armada bantuan air bersih dari pemerintah daerah disambut dengan penuh rasa syukur oleh masyarakat setempat. Warga berharap distribusi air bersih ini dapat terus berlanjut dan rutin tersedia selama musim kemarau masih berlangsung, mengingat sulitnya mendapatkan air bersih saat ini.
Salah satu perwakilan warga Desa Sunsilo menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang mendalam kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara. Menurut warga, kepedulian nyata dari Bupati dan Wakil Bupati Minut sangat membantu meringankan beban hidup masyarakat yang sedang kesulitan akibat kekeringan.
Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara sendiri terus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap dampak cuaca panas serta berhemat dalam penggunaan air. Pemkab Minut berkomitmen untuk terus memantau wilayah-wilayah yang terdampak kekeringan dan siap menyalurkan bantuan lanjutan bagi warga yang membutuhkan.
(Billy)






