Beranda Minut Keteladanan Gaya Hidup Sehat: Bupati Joune Ganda Rutin Donor Darah dan Gelorakan...

Keteladanan Gaya Hidup Sehat: Bupati Joune Ganda Rutin Donor Darah dan Gelorakan Kepedulian Kemanusiaan

14
0

MINAHASA UTARA – Kompassulut.com.Di tengah padatnya agenda kepemimpinan sebagai Bupati Minahasa Utara sekaligus Sekretaris Jenderal APKASI, Dr. Joune J.E. Ganda, S.E., M.A.P., M.M., M.Si., terus membuktikan bahwa menjaga kesehatan bukanlah masalah memiliki waktu luang, melainkan komitmen membangun kebiasaan yang konsisten.
​Dikenal gemar berolahraga jogging, Joune Ganda kembali menunjukkan komitmennya terhadap gaya hidup sehat dengan mendonorkan darah secara rutin. Pada Senin (3/8/2026), tim Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Minahasa Utara yang dipimpin oleh Kepala UPTD PMI Minut, dr. Harold Sepang, mendatangi Kantor Bupati untuk memfasilitasi kegiatan donor darah berkala tersebut.
​Bagi Joune Ganda, aksi mendonorkan darah bukan sekadar agenda sosial biasa. Lebih dari itu, rutinitas ini merupakan bentuk investasi kesehatan pribadi sekaligus perwujudan kepedulian terhadap sesama yang membutuhkan bantuan medis.
​”Mari kita berdonor darah untuk menjaga kesehatan, membantu sesama, sekaligus membantu memenuhi kebutuhan stok darah di Minahasa Utara,” ajak Joune Ganda.
​Kebiasaan mendonorkan darah setiap tiga hingga enam bulan sekali telah menjadi bagian dari pola hidup sehat yang ia jalani. Dipadukan dengan rutinitas jogging, disiplin menjaga kebugaran fisik ini menjadi fondasi penting baginya agar tetap produktif dan prima dalam melayani masyarakat.
​Kepala UPTD PMI Minahasa Utara, dr. Harold Sepang, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas konsistensi sang Bupati. Menurutnya, kepemimpinan sejati tidak hanya menggerakkan masyarakat melalui regulasi atau kebijakan, tetapi juga melalui aksi nyata dan keteladanan.
​”Terima kasih kepada Pak Bupati Joune Ganda yang terus menjadi contoh nyata dengan rutin mendonorkan darah. Beliau juga aktif mengedukasi masyarakat tentang pentingnya donor darah, baik untuk kesehatan maupun untuk kemanusiaan,” ungkap dr. Harold.
​Donor darah memang memberikan manfaat berganda (win-win solution):
• ​Bagi Penerima: Setiap kantong darah membawa harapan hidup baru bagi pasien yang sedang membutuhkan.
• ​Bagi Pendonor: Mendorong kedisiplinan pemeriksaan kesehatan secara berkala sebelum proses pengambilan darah dilakukan, sekaligus mempercepat regenerasi sel darah dalam tubuh.
​Keteladanan yang ditunjukkan oleh Joune Ganda menyampaikan pesan mendalam: kepemimpinan tidak hanya diwujudkan lewat program pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga melalui kebiasaan-kebiasaan baik yang menginspirasi publik.
​Di era ketika pola hidup sehat menjadi kebutuhan mendasar, langkah nyata seperti berolahraga secara teratur dan mendonorkan darah secara rutin diharapkan dapat menjelma menjadi budaya positif di tengah masyarakat Minahasa Utara. Sebab, tubuh yang sehat adalah modal utama untuk berkarya, sementara rasa empati dan kepedulian adalah fondasi utama bagi lahirnya masyarakat yang kuat dan saling menopang.
Sehat untuk diri sendiri, bermanfaat bagi sesama—itulah nilai yang terus dihadirkan Bupati Joune Ganda melalui tindakan nyata.
(Billy)

Artikulli paraprakBupati Minut Buka Parade HUT ke-81 RI dan Hari Anak Sulut: Ajak ASN Belajar Kedisiplinan dari Anak-Anak
Artikulli tjetërAntisipasi Dampak El Nino, Pemkab Minut Gelar Pasukan Tanggap Bencana Bersama Lintas Instansi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini