Minut, Kompassulut.com- Suasana Balai Desa Warukapas pada Rabu pagi tampak lebih ramai dari biasanya. Ratusan warga tampak berdatangan sejak pukul 07.30 WIB, mereka mengantri dengan tertib dan membawa undangan resmi dari pemerintah desa. Mereka adalah bagian dari 144 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdaftar untuk menerima Bantuan Pangan berupa beras sebanyak 20 kilogram per keluarga, alokasi bulan Juni hingga Juli 2025, Rabu 23 Juli 2025.
Penyaluran bantuan pangan ini merupakan bagian dari program pemerintah pusat yang bekerja sama dengan Perum BULOG sebagai pelaksana distribusi, dan pemerintah desa Warukapas sebagai fasilitator di lapangan. Sejak awal kegiatan, proses pengambilan bantuan berlangsung dengan lancar, tertib, dan aman, tanpa adanya kendala berarti.

Bantuan yang disalurkan langsung oleh pemerintah desa Warukapas ini, menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan, khususnya bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah. Pemerintah desa Warukapas hadir dengan memastikan bahwa proses distribusi berjalan sesuai standar dan tepat sasaran.
Hukum Tua Warukapas Julian J Kamagi mengatakan “Ini Bentuk Kepedulian Negara terhadap Rakyatnya”
Ia menyampaikan apresiasi atas bantuan yang kembali diterima oleh warganya. Ia menyatakan bahwa program bantuan pangan ini sangat membantu masyarakat dalam menghadapi fluktuasi harga kebutuhan pokok yang saat ini cenderung meningkat,apalagi harga beras yg sempat melonjak.
“Beras adalah kebutuhan pokok utama. Dengan adanya bantuan ini, beban masyarakat bisa berkurang, terutama bagi mereka yang kondisi ekonominya masih rendah maupun faktor lainnya. Kami berterima kasih kepada pemerintah Minut dan seluruh pihak yang terlibat. Ini adalah bentuk nyata kehadiran negara di tengah-tengah rakyatnya,” ungkap Kamagi saat meninjau langsung proses penyaluran.
Prosedur Tertib dan transparan, setiap warga penerima bantuan diwajibkan membawa dokumen identitas dan surat undangan resmi dari Pemerintah desa Untuk menghindari penumpukan, pembagian dijadwalkan berdasarkan pembagian Nomor Urut, sehingga alur antrean berjalan lebih cepat dan efisien. Petugas juga menyediakan meja verifikasi data untuk memastikan bantuan diterima oleh warga yang benar-benar terdaftar dalam data penerima.
Atmosfer kekeluargaan sangat terasa selama kegiatan berlangsung. Para warga terlihat sabar menunggu giliran, bahkan saling membantu saat membawa karung beras. Suasana gotong royong dan solidaritas sosial kembali hidup dalam kegiatan ini.
Salah satu warga yang diwawancarai oleh media ini mengatakan,program bantuan pangan seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut dan bahkan meningkat cakupannya. Selain membantu secara langsung dalam hal konsumsi, kehadiran bantuan seperti ini juga memberikan rasa aman dan harapan baru bagi masyarakat.
Dengan pelaksanaan yang rapi, tertib, dan penuh rasa tanggung jawab, kegiatan pembagian beras bantuan pangan di Desa Warukapas ini menjadi contoh baik dan sinergi antara pemerintah pusat, lembaga pelaksana, dan pemerintah desa dalam menyalurkan program sosial dengan tepat sasaran dan bermartabat.
Hadir pada kegiatan penyaluran,kepala kecamatan Dimembe,perwakilan koramil Dimembe,perangkat desa,BPD dan seluruh keluarga penerima manfaat.
(Billy)






