Minut.Kompassulut.com. Frangky Roli Rorong (FRR)? menggelar reses masa persidangan pertama tahun 2025 di Kecamatan Kema, Selasa,2 Desember 2025.
Kegiatan Reses ini dihadiri kepala kecamatan Kema,Hukum Tua desa Lilang, para tokoh masyarakat,tokoh agama,bahkan masyarakat dapil lV kecamatan Kauditan – Kema.Beberapa warga menyampaikan langsung berbagai aspirasi dan kebutuhan mendesak di wilayah mereka.
Dalam reses tersebut, warga menyoroti sejumlah persoalan strategis yang dinilai membutuhkan perhatian serius dari pemerintah Minahasa Utara,
Mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, pertanian, hingga infrastruktur desa.
Roli Rorong mengungkapkan masyarakat menitipkan berbagai aspirasi penting kepada DPRD untuk diperjuangkan, antara lain infrakstruktur jalan, pembuatan tanggul,UMKM,PembentukanPerda desa,
Sebelum menanggapi masukan masukan dari warga,Rorong menjelaskan sedikit tentang tupoksi dari DPRD,agar mesyarakat bisa memahami tugas pokok dan fungsi dari DPRD. Menurut Rorong, semua aspirasi yang disampaikan masyarakat akan segera ditindaklanjuti.
“DPRD akan meneruskan seluruh keluhan dan kebutuhan ini ke instansi terkait di Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara.
Lebih lanjut, Roli menyampaikan bahwa hasil reses ini akan menjadi acuan dalam pengambilan kebijakan dan penganggaran di DPRD Minut.
Ia berharap bahwa setiap usulan dan harapan warga dapat diwujudkan dalam bentuk nyata, dengan penegasan sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD Minut dalam mewujudkan aspirasi masyarakat.
“Kami akan berusaha keras agar semua aspirasi yang disampaikan dapat direalisasikan. Ini menjadi tugas kami sebagai wakil rakyat Dapil lV untuk memastikan bahwa kebutuhan masyarakat terpenuhi,” tambahnya.
Kegiatan reses ini diharapkan dapat menjadi jembatan yang efektif antara masyarakat dan pemerintah dalam membangun kebijakan yang berbasis pada kebutuhan rakyat.
Karena itu,anggota komisi ll DPRD Minut ini berharap, reses tersebut tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi momentum untuk membangun sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat dalam pembangunan Kabupaten Minahasa Utara.tutup FRR.






