Beranda Minut Manajemen Talenta Minimalkan Keriuhan Politik Rotasi ASN di Minahasa Utara

Manajemen Talenta Minimalkan Keriuhan Politik Rotasi ASN di Minahasa Utara

16
0

​Minahasa Utara – Kompassulut.com.Penerapan sistem manajemen talenta dalam pengisian jabatan birokrasi di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) diklaim berhasil meredam keriuhan politik pasca-pelantikan pejabat yang selama ini kerap mewarnai rotasi Aparatur Sipil Negara (ASN).
​Hal tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Minahasa Utara, Novly Geret Wowiling, saat memberikan sambutan mewakili Bupati pada Sosialisasi Penguatan Manajemen Talenta dalam Konsistensi Pengisian Jabatan di Atrium Kantor Bupati Minut, Kamis (24/9/2026). Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia (BKN-RI), Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, SH, MH.
​Novly mengungkapkan bahwa implementasi manajemen talenta berbasis UU Nomor 20 Tahun 2023 dan Permenpan RB Nomor 19 Tahun 2023 telah membawa perubahan mendasar pada iklim kerja ASN di Minut sejak pertama kali diterapkan pada Januari 2024.
​”Sebelum manajemen talenta berlaku, setiap kali ada pelantikan pejabat, dinamika di luar sangat riuh dan riuh-rendah politiknya lumayan kencang. Tapi sejak kita terapkan sistem ini secara konsisten pada pelantikan massal pejabat Eselon II dan III di awal 2024, keriuhan itu praktis berkurang drastis,” ujar Novly.
​Ia menambahkan, transparansi serta standar kompetensi dalam manajemen talenta memberikan kepastian karir bagi ASN yang memiliki kapasitas optimal. Hal ini berdampak langsung pada peningkatan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah secara signifikan.
​Dalam kesempatan tersebut, Novly turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kepala BKN RI di hadapan ratusan ASN yang hadir atas perannya mengawal transformasi birokrasi nasional dan sistem merit.
​”Tidak berlebihan jika kami dari jajaran ASN menyampaikan terima kasih mendalam. Ruang kesempatan emas bagi ASN yang kompeten kini terbuka lebar. Pak Prof. Zudan telah menjadi sosok sentral atau pahlawan bagi penataan karir ASN yang lebih fair,” tutur Novly yang juga menjabat sebagai Ketua Korpri Minut.
​Selain pengelolaan jabatan, Novly memaparkan perkembangan tata kelola modern di tubuh organisasi Korpri Minut, salah satunya melalui program perlindungan dan santunan Purna Tugas bagi ASN yang memasuki masa pensiun.
​”Saat ini Korpri Minut mengelola saldo kas sekitar Rp400 juta yang bersumber dari iuran mandiri sekitar 4.100 ASN. Setiap ASN yang purna tugas kita berikan santunan ganjaran Rp2 juta. Ke depan, dana ini terus kita kaji agar memiliki daya guna yang lebih produktif dan langsung dirasakan manfaatnya oleh anggota,” pungkasnya.
(Billy)

Artikulli paraprakMinahasa Utara Berkomitmen Perkuat Sinergi Pembangunan di HUT ke-62 Sulawesi Utara
Artikulli tjetërGubernur Yulius Selvanus Buka SMSI ke-82 GMIM: Usung Tema “Jesus at the Center” dan Fokus Revisi Tata Gereja

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini